Kelinci Belang Sumatera (Rare Indonesian Rabbit)

kelinci terlangka di duniaKelinci Belang Sumatera (Rare Indonesian Rabbit) - Mungkin sedikit yang tahu kalau ternyata di Indonesia juga ada satu ras kelinci yang tidak akan ditemui di belahan bumi lain, atau dengan kata lain asli 'made in Indonesia'. Kelinci tersebut dikenal dengan nama kelinci belang sumatera (Nesolagus Netscheri).

Kelinci ini hanya terdapat di hutan di gunung-gunung di pulau Sumatera, antara lain gunung Kerinci, Gunung Barisan, dan Gunung Leuser yang mempunyai ketinggian antara 850m - 2300m. Walaupun keberadaanya diketahui, namun kelinci Belang Sumatera sangat susah untuk ditemui, tercatat baru hanya 3 kali berhasil diabadikan fotonya dalam 35 tahun terakhir ini. Bersifat nocturnal dan bersarang pada bawah pohon serta lubang-lubang bawah tanah yang tidak dibuat sendiri. Kebanyakan lubang-lubang yang digunakan tersebut adalah bekas sarang binatang lain atau lubang alami karena proses cuaca. Kelinci ini adalah salah satu kelinci terlangka di dunia serta statusnya hampir punah.

Ciri-Ciri Kelinci Belang Sumatera

  • Mempunyai warna cokelat kuning keemasan serta adanya pola garis hitam yang merentang di sepanjang tubuhnya. Pola warna hitam juga ditemui di sekeliling mata, sisi-sisi kepala belakang, hingga ke pangkal telinga.
  • Panjang tubuhnya hanya sekitar 30 cm, dengan berat rata-rata 1,5 kg.
  • Telingan kecil dan pendek, serta ekor yang sangat pendek.
Jadi siapa bilang Indonesia tidak punya jenis kelinci asli? Kelinci belang sumatera ini adalah kelinci asli Indonesia, dan juga salah satu jenis kelinci terlangka di dunia.

Kandang Kelinci

Kandang Kelinci - Kandang merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan, karena kandang yang baik dan sehat juga berpengaruh terhadap kesehatan dan kelangsungan hidup sang kelinci kesayangan. Buat yang mempunyai kelinci hanya 1 atau 2 ekor tentu perkandangan tidak terlalu menjadi persoalan, kelinci dapat dilepas di dalam rumah layaknya kucing. Atau dapat juga dibelikan kandang kecil seperti di bawah ini.

kandang kelinci praktis

Namun bagi para penghobi yang mempunyai koleksi kelinci lumayan banyak dan bagi yang ingin beternak kelinci, ada baiknya anda menggunakan kandang model Baterei sebagai alternatif untuk menghemat lahan.

Kelebihan dari kandang model ini adalah:
  • Sanitasi mudah dilakukan
  • Perkelahian dan kanibalisme tidak akan terjadi karena satu kandang hanya diisi 1 ekor kelinci
  • Jika ada 1 kelinci yang sakit, maka kelinci yang lainnya tidak mudah tertular
  • Program pengembangbiakan dapat diatur lebih mudah
  • Dapat menekan angka kematian anak kelinci

Ukuran Kandang Kelinci

Ukuran kandang untuk kelinci dibedakan berdasarkan besar dari masing-masing kelinci yang ada. Di Tabos Rabbit ada 3 ukuran yang digunakan berdasarkan kegunaanya. Foto kandang dibawah ini adalah model kandang Baterei Bertingkat Tiga. Masing-masing kamar mempunyai ukuran 65cm x 60cm x 45cm, digunakan untuk menempatkan kelinci jantan dan kelinci betina usia dara/belum siap kawin.

model kandang kelinci baterei bertingkat Selanjutnya untuk kelinci-kelinci betina yang sudah siap kawin / bunting / sudah melahirkan dan sedang merawat anak-anaknya, Tabos Rabbit menggunakan model kandang Baterei Bertingkat Dua. Ukuran masing-masing kamar lebih besar karena memang akan digunakan sebagai tempat buat induk kelinci untuk membesarkan anak-anaknya hingga usia sapih. Ukurannya yaitu 100cm x 60cm x 60cm, seperti pada gambar di bawah ini.

model kandang baterei bertingkat 2Disamping kedua model kandang Baterei tersebut, Tabos Rabbit juga menggunakan satu lagi model kandang kelinci Bateri Bertingkat Tiga yang mempunyai ukuran kamar lebih kecil, yaitu 45cm x 60cm x 45cm. Kandang ini digunakan sebagai tempat untuk pertumbuhan anak kelinci yang baru lepas sapih. Selamat berkreasi untuk membuat kandang kelinci!

Panduan lengkap cara menentukan tujuan berternak yang baik dan benar, cara menentukan kandang yang dipakai, sistem pemeliharaan, dll, dapat dilihat disini

Kelinci New Zealand

jenis kelinci new zealand whiteNew Zealand White

kelinci new zealand hitamNew Zealand Black

jenis kelinci new zealand redNew Zealand Red

Kelinci New Zealand - Seperti banyak jenis-jenis kelinci lain yang sudah saya bahas disini, jenis kelinci yang satu ini juga tidak ada hubungannya dengan namanya. Sebenarnya kelinci ini aslinya berasal dari Amerika. Namun karena namanya, banyak yang jadi salah kira dan mengatakan jika jenis kelinci ini berasal dari Australia.

Sejarah Kelinci New Zealand

Dipercaya kelinci jenis New Zealand ini adalah hasil dari persilangan jenis kelinci Flemish Giant dan Belgian Hare pada masa sekitar th.1900. Pada awalnya kelinci New Zealand dikembangkan untuk diambil dagingnya sebagai sumber protein, ini karena bobot kelinci ini yang bisa mencapai 5,44 kg. Namun pada perkembangannya, jenis kelinci ini akhirnya dimasukan juga sebagai hewan peliharaan.

Jenis kelinci New Zealand sendiri mulai dikembangkan secara industri pada th.1917. Selanjutnya kelinci ini menyebar ke Inggris setelah PD 2 pada th.1945. Mungkin jenis inilah yang paling populer di Indonesia, karena memang banyak sekali yang menanyakan jenis ini kepada saya.

Ciri-Ciri dan Standar Kelinci New Zealand

  • Ciri-ciri jenis kelinci ini adalah mempunyai dada yang penuh, badannya medium namun terlihat bundar dan gempal, kaki depan agak pendek, kepala besar dan agak bundar, telinga agak besar dan tebal dengan ujungnya yang sedikit membulat, serta bulunya sangat tebal namun halus.
  • Warna yang diakui adalah merah, putih, hitam, dan biru.
  • Bobot maksimal rata-rata adalah 5,44 kg (New Zealand White, Black, Blue). Khusus untuk New Zealand Red dikelompokkan tersendiri dengan bobot rata2 3,62 kg.
  • Lama hidup dapat mencapai 10 th bila dirawat dengan baik.

Scabies Atau Kudis Pada Kelinci

Scabies atau Kudis Pada Kelinci - Penyakit ini lumayan sering menyerang kelinci, apalagi yang dipelihara di tanah atau kandang postal. Penyebab dari penyakit kelinci yang satu ini adalah kutu (sarcoptes scabie) yang masuk ke dalam kulit dengan cara merusak lapisan kulit bagian atas. Hal ini akan menyebabkan infeksi kulit dengan ciri-ciri yaitu kulit kelinci berwarna kemerah-merahan, bulu rontok, dan gatal-gatal yang sangat pada kelinci. Pertama-tama akan menyerang bagian kepala, lalu menjalar ke mata, hidung, kaki, hingga akhirnya ke seluruh tubuh.

scabies atau kudis pada kelinci

Pencegahan scabies adalah dengan rajin membersihkan kandang kelinci dan rutin menyemprot kandang menggunakan disinfektan (Asuntal, Neguvan, dll). Kandang yang pernah dihuni oleh kelinci yang terkena kudis harus dibersihkan dan disemprot dengan cermat, serta dibiarkan kosong kurang lebih selama 2 minggu.

Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci

Cara pengobatan kelinci yang terkena penyakit scabies atau kudis dapat dengan menyuntikan obat kutu diantara kulit dan daging (ini apabila penyakitnya belum parah). Obat buat injeksi ada banyak macam dan dapat dicari di toko peternakan/pertanian. Apabila kudis yang dialami kelinci sudah agak parah maka sebaiknya lukanya segera dicuci dengan air hangat hingga bersih, dilap, setelah itu luka diolesi dengan obat kudis. Dapat dioles dengan salep belerang atau bedak gatal untuk manusia yang dicampur minyak tanah terlebih dahulu. Lakukan pengobatan setiap 2 hari sekali.
  • Penyakit ini dapat menular ke manusia.
  • Gunakan sarung tangan saat melakukan pengobatan.
  • Cucilah tangan menggunakan sabun hingga bersih setelah melakukan pengobatan.
Saat ini sudah sangat mudah untuk mengobati penyakit scabies atau kudis yang menyerang kelinci. Obat-obat injeksi yang dijual bebas di toko-toko pertanian/peternakan rata-rata sangat mujarab untuk mengatasinya.

Alternatif Pengganti Pelet Kelinci

Alternatif Pengganti Pelet Kelinci - Sebenarnya pelet khusus kelinci saat ini sudah mudah didapatkan, baik itu yang produksi asli anak bangsa maupun produksi luar negeri. Harganya juga bermacam-macam tergantung dari kualitas kandungan bahan-bahan pembuat pelet tersebut, antara Rp. 7.000,- hingga Rp. 25.000,- per kilogram. Bagi para penghobi yang koleksi kelincinya hanya 1 hingga 3 ekor tentu harga pelet segini tidak terlalu jadi persoalan. Namun buat yang mempunyai koleksi 5 hingga puluhan atau ratusan ekor, tentu perlu memikirkan alternatif lain kalau tidak ingin mengeluarkan biaya besar setiap bulannya.

polard alternatif pelet kelinci

Dalam postingan terdahulu saya sudah menjelaskan jenis-jenis pelet alternatif yang dapat diberikan kepada kelinci. Tapi ternyata itu belum cukup menjelaskan, karena banyak para penghobi yang mengirim sms atau e-mail kepada saya. Mereka menanyakan bagaimana cara memberikannya kepada kelinci-kelinci kesayangan mereka. Mudah-mudahan postingan ini dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan teman-teman atau para pencinta kelinci yang lain.

Di Tabos Rabbit saya biasanya hanya menggunakan campuran PAP dan Polar (Pollard) sebagai alternatif pelet yang saya berikan kepada kelinci-kelinci di peternakan kecil saya (sebelum saya mulai membuat pakan kelinci sendiri). PAP adalah pelet buatan pabrik yang biasanya diberikan kepada anak sapi. Sangat bagus karena mengandung biji-bijian yang mempunyai protein tinggi. Sedangkan Polar adalah dedak gandum halus. Kedua bahan tersebut sangat mudah didapatkan di toko pertanian atau peternakan, dan yang jelas harganya lebih murah ketimbang pelet-pelet khusus kelinci yang sudah jadi. Perbandingan yang pas (berdasarkan uji coba dan pengamatan di Tabos Rabbit) untuk mencampurkan kedua bahan tersebut adalah 1 ( PAP ) : 3 ( Polar ).

Cara Mencampur PAP dan Pollard

  • PAP disiram dengan air panas ( jangan terlalu banyak, cukup hingga mengembang saja ).
  • Kemudian masukan Polar sedikit-sedikit sambil diaduk-aduk hingga rata.
  • Campuran siap diberikan kepada kelinci-kelinci kesayangan anda.
Sebagai tambahan, untuk kelinci-kelinci ras besar anda dapat mencampurkan Gemuk A (untuk merangsang pertumbuhan) dengan PAP. Perbandingannya 1 : 1. Kemudian campuran ini dicampur dengan Polar dengan perbandingan dan cara yang sama seperti diatas. Selamat mencoba menggunakan alternatif pengganti pelet kelinci ini!

Harlequin ( Sang Badut Kelinci )

harlequin si badut kelinciWarna coklat magpie

sang badut kelinciWarna hitam japanese

Harlequin (Sang Badut Kelinci) - Asal-usul kelinci ini kurang jelas. Sudah banyak literatur yang saya baca, namun tak satupun yang menyebutkan dengan pasti tentang asal-usul dari kelinci Harlequin ini.

Secara umum orang mengenal bahwa jenis kelinci ini dikembangkan di Perancis sebelum tahun 1880-an. Dipercaya merupakan persilangan antara beberapa kelinci liar dengan kelinci Dutch tortoise. Pertama kali diperkenalkan ke publik saat mengikuti eksebisi di Perancis pada tahun 1887, dan diekspor ke Inggris beberapa tahun setelahnya. Harlequin dikenal sebagai "clown of the rabbits / badutnya kelinci" karena pola bulunya yang memang terlihat lucu dan unik.

Ciri-Ciri Kelinci Harlequin

  1. Kepala agak panjang dan lebar
  2. Kaki medium dan seimbang dengan badan
  3. Badannya penuh dan berotot
  4. Warna matanya coklat atau biru
  5. Bulunya sangat lebat dan halus ( panjang bulu kurang lebih 3 cm )
  6. Berat yang diakui antara 2,54 kg - 3,62 kg
Pola bulunya dibagi menjadi 2, yaitu Japanese ( warna dasarnya adalah oranye emas atau coklat kuning muda ) dan Magpie ( warna dasarnya adalah putih ). Kombinasi warna bulu yang diakui untuk kelinci jenis Harlequin hingga saat ini baru 4, yaitu hitam, biru, coklat, dan abu-abu tua.

Penyakit

More »

Pemeliharaan

More »