Tampilkan postingan dengan label penyakit dan cara penanggulangannya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit dan cara penanggulangannya. Tampilkan semua postingan

Young Doe Syndrome Pada Kelinci

Young Doe Syndrome Pada Kelinci - Musim ini adalah musim terbaik untuk kelinci melahirkan dan menyusui. Musim panas memang waktu terbaik untuk kelinci bereproduksi. Dan berbicara mengenai reproduksi kelinci, ada 1 penyakit kelinci yang musti diwaspadai oleh para pencinta kelinci. Nama penyakit ini adalah Young Doe Syndrome. Penyakit ini biasanya menyerang induk kelinci yang sedang menyusui pada kelahiran pertama dan kedua. Penyebab penyakit ini adalah kuman bernama Stapphylorus Aureus yang menyebabkan bengkaknya kelenjar susu. Kuman ini masuk melalui luka yang terletak pada puting susu.

penyakit young doe syndrome
Akibat kuman ini induk kelinci kelinci mengalami Mastitis, dengan ciri-ciri suhu badan induk menjadi panas dan nafsu makan jauh berkurang. Puting susu yang keras dan bengkak membuat induk kelinci tidak mau menyusui anak-anaknya, sehingga anda harus mencari susu pengganti untuk anak kelinci jika tidak ingin anak-anak kelinci tersebut mati. Penyebab lain penyakit Young Doe Syndrome ini bisa juga karena pakan kelinci yang diberikan terlalu banyak mengandung biji-bijian, sehingga induk kelinci mengalami Enteritis yang kemudian berkembang menjadi Mastitis.

Cara Mengatasi Penyakit Young Doe Syndrome

  • Induk segera diisolasi di kandang terpisah.
  • Induk disuntik dengan Penicillin, Dexatozoon, Sulmethonl, Sulfa Strong, atau Oxylin.
  • Perbanyak pakan hijauan, kurangi konsentrat.
  • Anak kelinci yang tidak disusui dapat diberikan Rabbit Milk, Susu Kambing Etawa, atau susu bayi umur 0 - 6 bulan.
  • Kandang segera dibersihkan dan disemprot dengan disinfektan.

Pneumonia Pada Kelinci

Pneumonia Pada Kelinci - Penyakit ini juga biasa dikenal dengan nama radang paru. Sesuai dengan namanya, maka penyakit kelinci yang satu ini menyerang paru-paru kelinci. Penyebab penyakit ini adalah sejenis kuman yang bernama Pasteurella Multocida. Penyakit radang paru pada kelinci sangat susah untuk disembuhkan, dan menjadi salah satu penyebab kematian kelinci, kecuali jika kelinci segera diobati saat gejala masih dalam tahap permulaan.

Penyebab Pneumonia Pada Kelinci

Perubahan cuaca yang ekstrim, kelinci terkena angin langsung, udara kandang yang lembab, dan pakan yang kurang bergizi dipercaya sebagai penyebab utama kelinci terserang penyakit ini.

kelinci yang terserang radang paru

Gejala dan Pengobatan Radang Paru Pada Kelinci

Gejalanya :
Kelinci kurang nafsu makan, selalu merasa haus, napas sesak sehingga kelinci sering mengangkat kepala tinggi-tinggi, hidung keluar nanah, suhu badan dingin, mata dan telinga kelinci berwarna kebiru-biruan, kotorannya encer/mencret yang terkadang disertai nanah.

Pengobatannya :
Jika gejala awal sudah terlihat sebaiknya kelinci harus segera diobati. Caranya yaitu dengan menyuntikan Oxylin 0,1 - 0,2 ml/kg berat kelinci, Penicillin 10.000 unit/5 -6 kg berat kelinci, atau Sulfa Strong 0,5 - 5 ml/kg berat kelinci.

Musim pancaroba adalah saat dimana anda harus LEBIH memperhatikan kesehatan kelinci-kelinci kesayangan anda! Lebih baik mencegah daripada mengobati, karena radang paru ini sangat susah untuk disembuhkan.

Scabies Atau Kudis Pada Kelinci

Scabies atau Kudis Pada Kelinci - Penyakit ini lumayan sering menyerang kelinci, apalagi yang dipelihara di tanah atau kandang postal. Penyebab dari penyakit kelinci yang satu ini adalah kutu (sarcoptes scabie) yang masuk ke dalam kulit dengan cara merusak lapisan kulit bagian atas. Hal ini akan menyebabkan infeksi kulit dengan ciri-ciri yaitu kulit kelinci berwarna kemerah-merahan, bulu rontok, dan gatal-gatal yang sangat pada kelinci. Pertama-tama akan menyerang bagian kepala, lalu menjalar ke mata, hidung, kaki, hingga akhirnya ke seluruh tubuh.

scabies atau kudis pada kelinci

Pencegahan scabies adalah dengan rajin membersihkan kandang kelinci dan rutin menyemprot kandang menggunakan disinfektan (Asuntal, Neguvan, dll). Kandang yang pernah dihuni oleh kelinci yang terkena kudis harus dibersihkan dan disemprot dengan cermat, serta dibiarkan kosong kurang lebih selama 2 minggu.

Cara Mengobati Kudis Pada Kelinci

Cara pengobatan kelinci yang terkena penyakit scabies atau kudis dapat dengan menyuntikan obat kutu diantara kulit dan daging (ini apabila penyakitnya belum parah). Obat buat injeksi ada banyak macam dan dapat dicari di toko peternakan/pertanian. Apabila kudis yang dialami kelinci sudah agak parah maka sebaiknya lukanya segera dicuci dengan air hangat hingga bersih, dilap, setelah itu luka diolesi dengan obat kudis. Dapat dioles dengan salep belerang atau bedak gatal untuk manusia yang dicampur minyak tanah terlebih dahulu. Lakukan pengobatan setiap 2 hari sekali.
  • Penyakit ini dapat menular ke manusia.
  • Gunakan sarung tangan saat melakukan pengobatan.
  • Cucilah tangan menggunakan sabun hingga bersih setelah melakukan pengobatan.
Saat ini sudah sangat mudah untuk mengobati penyakit scabies atau kudis yang menyerang kelinci. Obat-obat injeksi yang dijual bebas di toko-toko pertanian/peternakan rata-rata sangat mujarab untuk mengatasinya.

Bahaya Musim Hujan Untuk Kelinci

Bahaya Musim Hujan Untuk Kelinci - Musim hujan datang lagi, musim yang ditakuti banyak peternak kelinci. Kenapa saya mengatakan ini? Karena di musim inilah biasanya banyak kelinci yang mengalami kematian, baik itu untuk kelinci yang sudah besar khususnya bagi kelinci yang masih berumur 2 bulan kebawah.

waspadai musim hujan bagi kelinci

Sebenarnya penyebabnya diketahui cukup beragam, namun kebanyakan disebabkan oleh kembung dan mencret. Hujan yang lebat serta angin yang kencang sangatlah berpengaruh terhadap kesehatan kelinci. Secara umum penyakitnya disebut dengan Enteritis Kompleks.

Gejala dan Pengobatan Kembung Pada Kelinci

Gejala dari penyakit ini adalah kelinci terlihat malas, kalau berdiri selalu membungkuk, perut kembung, nafsu makan turun, mata terlihat sayu, kotorannya encer (berbau tidak sedap) serta lendir menggantung di dubur, dan sering kita lihat atau dengar kelinci mengkerotkan giginya karena menahan sakit. Hal ini tentu berbahaya jika dibiarkan, karena akan menyebabkan kematian pada kelinci.

Cara penanggulangannya adalah dengan memberikan antibiotik yang dicampurkan di air minum atau makanannya, memperbanyak serat kasar, dan dapat pula ditambah dengan suntikan vitamin B12 atau Bkomplek ( 0,5ml/kg berat badan kelinci ). Namun ada yang lebih penting dari itu semua, yaitu menjaga kebersihan kandang.

Udara yang basah dan lembab akibat musim hujan adalah faktor yang mempercepat kuman-kuman untuk berkembang biak.

Jadi pastikan kandang anda selalu terjaga kebersihannya, karena ini merupakan salah satu kunci agar kelinci anda terbebas dari segala penyakit yang biasanya akan menyerang saat musim hujan. Semoga informasi mengenai penyakit kelinci diatas cukup bermanfaat bagi anda!

Penyakit

More »

Pemeliharaan

More »