Tampilkan postingan dengan label budidaya kelinci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budidaya kelinci. Tampilkan semua postingan

Susu Pengganti Untuk Anak Kelinci

Susu Pengganti Untuk Anak Kelinci - Terkadang keadaan tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan. Begitupula dalam beternak kelinci, seringkali kita menemukan suatu kondisi yang mengharuskan kita untuk berbuat lebih agar kelinci-kelinci yang kita pelihara dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik dan sehat.

Dalam keadaan normal, anak kelinci tidak memerlukan susu pengganti ataupun susu tambahan. Air susu yang dihasilkan oleh sang Induk sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh anak kelinci tumbuh dengan sehat. Yang diperlukan hanyalah memberikan makanan kelinci yang baik dan cukup nutrisi agar induk kelinci dapat memproduksi air susu yang sesuai dengan kebutuhan anak-anaknya.

susu pengganti anak kelinci

Namun seperti telah saya singgung dalam beberapa postingan di blog ini, kelinci juga mempunyai sifat yang berbeda-beda. Tidak semua kelinci betina dapat menjadi indukan yang baik dan pandai merawat anak (indukan yang terbukti tidak pandai merawat anak sebaiknya disingkirkan dari program pembudidayaan). Terkadang kita juga akan menemukan indukan yang stress setelah melahirkan, ataupun indukan yang mati karena sebab tertentu sesaat setelah melahirkan. Hal-hal ini membuat anak-anak kelinci menjadi terabaikan dan tidak mendapatkan perawatan.

Mencari Induk Kelinci Pengganti

Langkah pertama ini adalah langkah yang paling mudah. Namun ini hanya bisa dilakukan jika kita beternak kelinci dalam jumlah yang agak banyak dengan program perkawinan yang teratur, jadi ada beberapa induk kelinci yang melahirkan dalam waktu yang kurang lebih bersamaan. Susu pengganti bagi anak-anak kelinci yang tidak terawat tersebut didapatkan dari induk-induk yang lain. Caranya adalah dengan menggabungkan anak kelinci yang tidak terawat tersebut dengan anak-anak kelinci indukan yang lain. Sebaiknya penggabungan ini dibagi ke beberapa indukan kelinci agar anakan kelinci tersebut mendapatkan jumlah air susu yang cukup.

Dalam banyak kasus, induk kelinci yang dititipkan anak kelinci dari induk yang lain biasanya akan menolak dan membunuh anak kelinci tersebut. Ini karena anak kelinci yang dititipkan tersebut mempunyai aroma yang berbeda dengan anak-anaknya. Cara untuk memanipulasi agar induk kelinci mau menerima bayi-bayi kelinci titipan tersebut adalah dengan mengoleskan sedikit parfum diatas hidung sang induk. Jadi saat induk kelinci masuk ke dalam kotak beranak dan mencium anak-anak kelinci yang terdapat disana, semuanya akan beraroma sama.

Memberikan Susu Pengganti

Jika anda adalah seorang penghobi dan hanya memiliki beberapa ekor kelinci, maka mau tidak mau anda harus memberikan susu pengganti untuk anak-anak kelinci yang tidak terawat tersebut. Namun pemberian susu pengganti ini tidak boleh sembarangan, dan tidak semua susu boleh diberikan. Ada beberapa jenis susu yang boleh diberikan ke anak kelinci.
  • Yang pertama adalah susu khusus untuk anak kucing, ini dapat dicari di petshop atau cattery (toko yang khusus melayani kebutuhan-kebutuhan kucing).
  • Yang kedua adalah dengan memberikan susu formula untuk bayi. Namun perlu dicatat, susu formula yang diberikan tersebut harus berlabel "Free Lactosa". Ini karena pencernaan kelinci tidak memproduksi enzim laktase, jadi kandungan laktosa akan membuat anak kelinci menjadi kembung dan mencret, yang akhirnya akan berujung pada kematian.
  • Yang ketiga adalah memberikan susu kambing sebagai susu pengganti untuk anak kelinci. Susu kambing (Etawa) sudah banyak dijual saat ini, dan sangat aman untuk diberikan kepada anak-anak kelinci.
  • Induk kelinci biasanya menyusui anak-anaknya sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pada subuh dan maghrib. Untuk anak-anak kelinci yang diberikan susu pengganti, anda dapat memberikannya 3-4 kali sehari sesuai dengan kebutuhan, dan jadwal pemberiannya boleh anda atur sendiri.
  • Saat berumur 1 - 8 hari, biasanya induk kelinci akan sering menjilati anak-anaknya pada saat menyusu. Ini bertujuan untuk merangsang pencernaan anak-anak kelinci tersebut agar dapat membuang kotoran dan urine secara lancar. Karena tugas menyusui saat ini ada di tangan anda, maka kegiatan ini juga harus anda lakukan. Caranya adalah dengan menggunakan kapas yang telah dicelup dalam air hangat. Peras dulu sedikit agar tidak terlalu basah, kemudian gunakan kapas itu untuk memijit secara perlahan bagian perut anak kelinci setelah selesai disusui.
  • Untuk alat menyusui, anda dapat menggunakan suntikan yang telah dimodifiksi sedikit. Anda tinggal mengganti jarum pada ujung suntikan dengan karet pentil.

Mengenai Kesehatan Kelinci

Mengenai Kesehatan Kelinci - Menjaga kelinci-kelinci kesayangan tetap dalam keadaan sehat adalah merupakan salah satu tujuan dalam memelihara/beternak kelinci. Memperhatikan kesehatan kelinci merupakan bagian dari cara merawat kelinci yang baik dan benar. Dalam posting kali ini saya akan mencoba untuk mengulas beberapa hal penting yang berkaitan dengan kesehatan kelinci secara umum.

menjaga kesehatan kelinci

Setidaknya ada 4 hal penting yang harus diperhatikan jika ingin berhasil dalam memelihara dan beternak kelinci. Posting kali lebih dititikberatkan bagi mereka yang tertarik untuk mulai beternak kelinci. Empat hal yang harus diperhatikan ini berhubungan dengan sistem perkandangan, yaitu :

Sistem Perkandangan Kelinci Yang Sehat

1. Sistem Ventilasi
Bagi anda yang memelihara kelinci dalam rumah kandang (kandang-kandang berada di dalam suatu bangunan), maka sistem ventilasi ini merupakan salah satu faktor yang penting untuk menjaga kesehatan dari kelinci. Sistem ventilasi yang baik akan membuat udara di sekitar kandang selalu bersih dan segar (mengurangi konsentrasi mikroba). Kencing dan kotoran kelinci juga menghasilkan gas amonia, yang apabila berlebihan dihirup oleh kelinci akan membuat kelinci-kelinci kesayangan dapat terkena infeksi radang paru (kelinci gampang terkena pilek).

Beternak kelinci dalam rumah kandang sangat direkomendasikan, karena dapat meminimalisir keadaan-keadaan terburuk yang disebabkan oleh cuaca. Namun untuk menjamin kesehatan kelinci, anda harus memikirkan sistem ventilasi yang baik untuk kandang kelinci anda.

2. Sanitasi
Kebersihan kandang adalah hal vital yang berkaitan langsung dengan kesehatan kelinci. Kandang yang kotor adalah sarang dari jutaan atau bahkan mungkin milyaran mikroba-mikroba yang berbahaya. Seringkali para peternak pemula mengeluhkan jika kelinci-kelinci di kandang mereka mudah sekali terkena penyakit dan kemudian mati walau mereka sudah berusaha untuk mengobati. Dan setelah diamati, ternyata mereka malas untuk membersihkan kandang. Kandang baru akan dibersihkan jika kotoran sudah terlihat menumpuk. Ini adalah hal yang salah! Anda harus rajin membersihkan kandang, jangan biarkan kuman-kuman berkembangbiak dengan merajalela, karena ini akan membahayakan kesehatan kelinci.

3. Observasi
Observasi atau pengamatan adalah hal wajib yang harus anda lakukan. Luangkanlah waktu beberapa menit untuk masing-masing kelinci. Cek kandangnya apakah ada kerusakan, cek botol minum/niplenya apakah berfungsi dengan baik, lalu amati kondisi-tingkah laku-dan gerak-gerik kelinci. Berdasarkan pengalaman di Tabos Rabbit, pengamatan ini paling nyaman dilakukan pada sore hari saat jadwal pemberian pakan. Anda dapat mengamati apakah kelinci-kelinci anda makan dengan lahap, melihat kondisi matanya, dan mengamati gerak-geriknya. Jika kelinci menunjukkan gejala-gejala terkena penyakit, maka anda dapat langsung melakukan tindakan pencegahan agar kondisi kelinci tidak bertambah parah.

Melakukan observasi pada sore hari juga sangat cocok untuk mengamati kelinci-kelinci betina yang sedang birahi. Jika anda menemukan ada kelinci betina yang sedang birahi, maka anda dapat langsung mengawinkan kelinci tersebut karena sore hari adalah waktu yang baik untuk mengawinkan kelinci.

4. Karantina
Menyiapkan kandang karantina yang terpisah dan agak berjauhan dengan kandang-kandang yang lain merupakan langkah pencegahan yang sangat dianjurkan. Kandang karantina ini berfungsi untuk menempatkan kelinci-kelinci yang terkena penyakit agar tidak menular ke kelinci-kelinci yang lain.

Berbicara tentang kesehatan kelinci adalah berbicara mengenai pola beternak kelinci yang baik dan benar. Menjaga kelinci-kelinci untuk selalu dalam keadaan sehat adalah salah satu kunci sukses dalam beternak kelinci. Semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat untuk anda semua!

Tambahan : Berikut ini adalah beberapa penyakit yang sering menyerang kelinci.

Prospek Beternak Kelinci Pedaging

Prospek Beternak Kelinci Pedaging - Memang belum banyak peternak kelinci yang berani untuk menjadi peternak khusus kelinci pedaging. Apalagi para peternak-peternak yang berada di daerah-daerah sentra perkelincian. Selama ini beternak kelinci hias atau kelinci silangan hias masih dianggap yang paling menguntungkan. Hal ini memang tidak salah, walaupun juga tidak bisa dikatakan 100% benar. Sebenarnya beternak kelinci pedaging juga bisa menjadi sangat menguntungkan jika dilakukan dengan pola dan sistem yang benar. Apalagi budidaya kelinci pedaging tidak mengenal musim, sehingga keuntungan bisa lebih stabil sepanjang tahun.

ternak kelinci pedaging

Jika dimulai dengan benar dan dikelola dengan baik, keuntungan beternak kelinci pedaging minimal lebih besar 2 kali lipat daripada beternak kelinci silangan hias. Jika beternak kelinci silangan hias memberikan keuntungan 2,5jt /bulan, maka beternak kelinci pedaging bisa memberikan keuntungan antara 5jt - 6jt/bulan. Dan berdasarkan pengalaman, biasanya pada musim penghujan para peternak kelinci silangan hias rata-rata mengalami kerugian bahkan hingga mengalami kebangkrutan (khususnya para peternak pemula). Hal ini karena pada saat musim penghujan anakan kelinci susah untuk dijual. Dan apabila dibesarkan untuk dijadikan pedaging, maka margin keuntungannya sangat rendah karena untuk mencapai bobot standar potong memerlukan waktu lebih lama, jadi boros di pakan dan waktu. Belum lagi tingkat kematian yang tinggi.

Jadi berdasarkan paparan diatas, bisa dikatakan jika beternak kelinci pedaging memiliki prospek yang cukup menggiurkan. Apalagi sampai saat ini permintaan stok daging kelinci di pasaran masih belum terpenuhi. Dan permintaan akan daging kelinci ini saya rasa akan terus meningkat, ini karena masyarakat sudah mulai paham jika daging kelinci sangat berkualitas dan sehat karena rendah lemak dan kolesterol. Disamping itu, produk olahan daging kelinci sudah mulai bermuculan. Jika dulu kita hanya menemukan penjual sate dan gulai kelinci, maka saat ini sudah ada nugget, sosis, bakso, abon, dan burger yang berbahan daging kelinci.

Berbagai Olahan Daging Kelinci
olahan daging kelinci
prospek kelinci pedaging
prospek beternak kelinci pedaging
prospek peternakan kelinci pedaging

Yang Diperlukan Untuk Beternak Kelinci Pedaging

1. Bibit
Bibit adalah kunci paling penting yang menentukan berhasil atau tidaknya usaha peternakan kelinci pedaging. Dalam menentukan bibit untuk kelinci pedaging memang tidak boleh sembarangan, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat bibit kelinci pedaging yang baik adalah :
  • Mempunyai bobot dewasa minimal 4,5kg (induk)
  • Mempunyai tipe tubuh komersil (pinggul membulat dan penuh)
  • Mempunyai minimal 6 puting susu yang tumbuh secara normal
  • Menghasilkan banyak anak sekali kelahiran
  • Mampu merawat anaknya minimal 5 ekor hingga lepas sapih (idealnya 7 ekor)
  • Untuk pejantan bobot minimal 5kg
Sampai saat ini jenis kelinci yang paling banyak digunakan sebagai kelinci pedaging adalah jenis New Zealand White (bobot dewasa 5,4kg). Jenis kelinci ini sudah masuk di Indonesia, walaupun agak susah untuk mendapatkan yang masih murni. Ada lagi jenis kelinci lain yang juga terkenal sebagai kelinci pedaging yaitu jenis Californian (bobot dewasa 4,7kg) dan breed baru dari Cina yang mempunyai kualitas luar biasa sebagai kelinci pedaging yaitu Hyla (bobot dewasa 7kg). Jika anda merasa kesulitan dalam mencari bibit kelinci pedaging, mulai saja dengan kelinci-kelinci silangan yang banyak beredar di pasaran. Untuk daerah Jawa Timur, kelinci-kelinci silangan ini umum disebut dengan kelinci Australi. Sedangkan untuk daerah Jawa Tengah dan sebagian Jawa Barat, kelinci-kelinci silangan ini disebut dengan kelinci Bligon.

Karena yang dikejar adalah bobot, maka untuk kelinci pedaging sebaiknya menggunakan perbandingan ukuran kandang yang lebih kecil daripada kelinci hias. Ini adalah salah satu faktor untuk mempercepat laju pertumbuhan bobot anak kelinci. Untuk kelinci pedaging, panen dilakukan maksimal saat kelinci berusia 3,5bln (sudah mempunyai bobot 2,4kg). Jika hingga usia 3,5bln anak kelinci belum mencapai bobot tersebut, maka margin keuntungannya akan semakin kecil (indikasi kegagalan). Standar usia panen kelinci pedaging adalah 3bln. 

3. Pakan
Walaupun pakan kelinci pada hakikatnya sama, namun pada kelinci pedaging kita tidak perlu memperhatikan keindahan bulu. Yang dikejar adalah pertumbuhan bobot. Dan untuk mempercepat pertumbuhan anak-anak kelinci yang akan dijadikan produk akhir, ada baiknya untuk menambahkan protein hewani ke dalam pakannya.

Pola pemeliharaan ini termasuk pola perkawinan dan pencatatan. Ini juga sangat penting! Kita tentu ingin usaha yang kita rintis dapat berjalan dengan stabil (berkembang) dan dalam jangka waktu lama (selamanya). Pola perkawinan perlu diatur dengan baik agar produksi bisa stabil setiap minggu atau setiap bulan. Sedangkan pencatatan yang baik akan menjamin ketersediaan bibit unggul yang kita hasilkan sendiri dari kandang yang kita punya. Ini juga dapat menghindari terjadi inbreed yang biasanya akan menghasilkan kelinci-kelinci dengan kualitas yang kurang baik.

Setidaknya empat hal inilah yang perlu diperhatikan jika ingin memulai usaha beternak kelinci pedaging yang benar-benar dapat menguntungkan. Sekali lagi, beternak kelinci pedaging sangatlah memiliki prospek menjanjikan, asal dimulai dengan benar dan dikelola dengan baik!

Tentang Makanan Kelinci

Tentang Makanan Kelinci - Kelinci adalah hewan herbivora, karena itu makanan yang paling baik untuk kelinci tentu adalah hijau-hijauan. Di alam liar kelinci tidak pernah memakan satu jenis makanan secara banyak. Kelinci akan memakan berbagai macam tumbuhan mulai dari rumput-rumputan, bunga, hingga akar tanaman. Hal ini dilakukan tidak lain untuk dapat memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh tubuhnya.

makanan kelinci di alam liar
Salah satu jenis kelinci liar di Amerika

Secara umum kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh kelinci untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik adalah  protein, karbohidrat, abu, vitamin (A, B, D, E), hidrat arang, serat kasar dan lemak. Bagi kelinci yang hidup di alam liar, pemenuhan akan kebutuhan pakan ini tentu tidak begitu masalah. Mereka dapat mencari dan mengatur sendiri keseimbangan makanannya dengan memilih macam-macam pakan yang sudah tersedia di alam. 

kelinci liar di australi
Kelinci liar di Australia

Makanan Kelinci Peliharaan

Lalu bagaimana dengan kelinci yang telah di-domestikasi atau kelinci peliharaan? Jenis makanan seperti apa yang baik dan harus diberikan?

Memang sangat susah, bahkan hampir mustahil buat kita untuk dapat memberikan berbagai macam rumput, bunga, dan akar tanaman kepada kelinci-kelinci kesayangan kita. Karena itu, pakan alternatif berupa pellet adalah solusi yang paling tepat. Saat ini sudah tidak sulit lagi untuk mendapatkan pakan kelinci berupa pellet di pasaran. Berbagai merek makanan kelinci sudah beredar luas, dan komposisi nutrisinya juga sudah sesuai dengan kebutuhan kelinci.

Dan bagi anda yang masih merasa kesulitan untuk mendapatkan makanan kelinci yang sudah berbentuk pellet ini, maka pilihan makanan yang dapat anda berikan kepada kelinci-kelinci kesayangan anda adalah hijauan, biji-bijian, hay, umbi-umbian, dan konsentrat.

Untuk penjabaran yang lebih detail, silahkan lihat postingan saya sebelumnya pada Macam-Macam Pakan Kelinci

Cara Merawat Kelinci

Cara Merawat Kelinci - Kelinci adalah binatang yang mudah beradaptasi, karena itu merawat binatang yang satu ini sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Selama semua kebutuhan yang diperlukan oleh kelinci kesayangan kita dapat terpenuhi dengan baik, maka kelinci akan hidup dan berkembang dengan baik dan sehat.

cara merawat kelinci

Ketika anda memutuskan untuk melakukan budidaya kelinci, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Karena walaupun kelinci adalah binatang yang mudah beradaptasi, kelinci juga termasuk binatang yang mudah stres. Perawatan kelinci yang baik dan benar meliputi :

Sistem Perkandangan

Kandang adalah hal pertama yang harus anda perhatikan (kecuali anda memelihara kelinci hanya beberapa ekor dan membiarkan mereka hidup bebas tanpa kandang). Kandang yang buruk dan tidak nyaman akan membuat kelinci mudah stres dan terkena penyakit. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang kandang kelinci yang baik, silahkan lihat Kandang Kelinci dan Kandang Kelinci Hias

Pakan Kelinci dan Cara Pemberiannya

Selanjutnya yang tidak kalah penting mengenai tips cara merawat kelinci adalah pemberian jenis pakan yang sesuai dan cara pemberian pakan yang benar. Seringkali seorang pemula (newbie) gagal memelihara kelinci karena salah dalam memberikan pakan kepada kelincinya. Untuk mengetahui pakan yang cocok untuk kelinci, silahkan lihat Aneka Makanan Kelinci Dan untuk mengetahui cara memberikan pakan yang baik, silahkan lihat Jadwal Pemberian Pakan Kelinci
  • Kebersihan kandang juga hal yang mutlak, jika kandang kotor kelinci akan mudah terkena penyakit.
  • Untuk kelinci berbulu panjang, anda harus rajin menyisirnya agar bulunya tidak "menggimbal". Jika bulu sudah terlanjur gimbal maka anda dapat menyukurnya, kelinci yang rajin dicukur akan mempunyai bulu yang lebih indah.
  • Anda juga boleh memandikan kelinci jika kelinci anda terlihat kotor, namun jangan terlalu sering memandikan kelinci dan gunakan air hangat saat memandikannya.
  • Jika kuku kaki kelinci sudah terlalu panjang, anda juga boleh untuk memotongnya.

Panduan Ternak Kelinci

Panduan Ternak Kelinci - Dalam posting kali ini Tabos Rabbit hanya ingin mengelompokkan artikel-artikel yang sudah pernah ditulis tentang ternak kelinci. Tujuannya adalah untuk mempermudah para Rabbit Lovers sekalian yang telah setia berkunjung di blog ini untuk mencari artikel-artikel penting yang dibutuhkan mengenai beternak kelinci.

panduan memulai beternak kelinci
Dapatkan juga Panduan ini secara Gratis hanya dengan
memberikan "like" pada Tabos Rabbit facebook page.

Ternak kelinci saat ini sudah menjadi sangat populer di masyarakat, hal ini berkat gencarnya pemberitaan tentang kelinci di media-media cetak, online, maupun televisi beberapa tahun belakangan ini. Semakin banyak "bos-bos" yang tertarik dan sudah menggeluti usaha budidaya kelinci. 

Jika anda adalah salah seorang yang tertarik untuk mulai beternak kelinci, mungkin kumpulan artikel dibawah ini akan sangat membantu. Silahkan klik judul-judul artikel berikut ini untuk membaca artikelnya secara lengkap :
Selanjutnya anda juga mungkin perlu untuk mengetahui beberapa macam penyakit yang mungkin saja menyerang kelinci, yaitu :
Sebagai tambahan saya rasa artikel-artikel berikut ini juga dapat bermanfaat.

Penyakit

More »

Pemeliharaan

More »