Lop ( Kelinci Bertelinga Jatuh )

holland lop
Holland Lop
Lop (Kelinci Bertelinga Jatuh) - Sesuai dengan judul diatas, kelinci jenis lop mempunyai ciri-ciri telinga yang jatuh / menggantung ke bawah. Sepintas jika anda melihat fotonya, kelinci ini akan terlihat seperti kambing. Ciri-ciri yang lain dari jenis kelinci ini adalah memiliki badan yang kompak dan padat.

Sekarang ini kita mengenal ada berbagai jenis dari kelinci lop, ini terjadi karena berbagai persilangan yang dilakukan oleh para breeder. Disini saya hanya akan menjelaskan jenis dari ras-ras kelinci lop yang sudah terkenal dan diakui oleh berbagai asosiasi/organisasi kelinci di berbagai dunia saja.

Jenis-Jenis Kelinci Lop

  1. English Lop, mungkin kelinci ini bisa dikatakan sebagai nenek moyang dari semua jenis ras kelinci lop yang ada. Mengapa saya sebut demikian? Karena di dalam salah satu naskah kuno hierogliph Mesir ditemukan gambar dari kelinci lop ini. Jadi bisa dibayangkan sudah berapa lama kelinci lucu ini ada bukan? English lop sebenarnya merupakan kelinci lokal dari daratan Afrika, yaitu tepatnya dari Aljazair. Nama English Lop sendiri diberikan oleh orang-orang Inggris setelah mereka mengembangkan kelinci ini dan mengikutsertakannya dalam kontes. Ciri-ciri utama dari kelinci jenis ini adalah telinganya yang sangat panjang (rekor dunia yang tercatat adalah 31,125 inci) dan tipis. Berat rata-rata dari kelinci English Lop adalah antara 4kg - 4,5 kg atau lebih.
  2. French Lop, jenis ini pertama kali dikenal di Perancis sekitar tahun 1850-an. Dipercayai merupakan hasil persilangan dari kelinci English Lop dengan kelinci Giant Normande. Ciri-ciri utamanya adalah mempunyai bentuk badan yang kokoh, kepala bagian atas agak kotak dan menunduk, dan telinga yang tebal. Umur hidupnya antara 5 - 7 tahun. Berat rata-rata dari jenis kelinci ini adalah antara 4,5kg - 6 kg.
  3. Holland Lop, sejarah kelinci ini berawal di Belanda pada tahun 1951 dari seorang peternak bernama Adrian de Cock. Merupan hasil persilangan dari English Lop, French Lop, dan kelinci Nederland Dwarf. Pada tahun 1964 jenis kelinci ini mendapat pengakuan dari badan standarisasi di Belanda. Selanjutnya jenis kelinci ini disempurnakan lagi pada tahun 1970, yaitu untuk bobot badannya. Ciri-ciri utama kelinci Holland Lop adalah mempunyai kepala yang bulat, bermuka pesek, badan yang lebar, dada penuh, dan telinga pendek yang menggantung. Sekilas kelinci ini akan terlihat seperti anjing buldog dan sangat lucu sekali. Berat standarnya adalah 1,5 kg.
  4. Mini Lop, dikenal juga dengan nama German Lop. Sejarah dari kelinci ini masih menjadi perdebatan. Namun diantara beberapa teori yang disampaikan, yang lebih dapat dipercaya mungkin adalah kelinci ini merupakan persilangan dari French Lop, Holland Lop, dan Chinchillia. Dikembangkan di Jerman pada tahun 1972. Ciri-ciri utama kelinci Mini Lop ini adalah pada muka yang lebar dan montok, telinga lebar, serta badan yang kompak. Umur hidupnya bisa mencapai 12 tahun. Berat standarnya adalah 2,7 kg.
  5. American Fuzzy Lop, merupakan persilangan dari Holland Lop dengan French Anggora. Dikembangkan di Amerika dan pertama kali diperkenalkan dalam konvensi ARBA pada tahun 1985. Mendapat pengakuan dari ARBA sebagai ras baru pada tahun 1988. Ciri-ciri utama kelinci ini adalah muka yang pesek dan lebar, bulu woll yang lebat di tubuhnya, dan telinga pendek yang menggantung. Berat standarnya adalah 1,5 kg.
Sepanjang tahun 2011 banyak kelinci Holland Lop kualitas juara yang masuk ke Indonesia. Kelinci-kelinci tersebut didatangkan dari Amerika atas kerjasama ARBA dengan anggota IRA.

2 komentar

berapakah harga indukan ataupun anakan kelinci english lop ini sepasangnya?

English lop belum pernah masuk ke Indonesia, setidaknya hingga saat ini.


EmoticonEmoticon