Tabos Rabbit mau promosi nih. Kali ini yang mau dipromosiin adalah pakan kelinci. Walaupun sebenarnya saya sudah cukup lama menggunakan pakan ini, namun baru sekarang saya berani promosi di blog ini. Alasannya, karena belakangan ini masalah pakan banyak sekali diperbincangkan oleh para penggiat kelinci. Semakin banyak saja para pecinta kelinci yang mulai memperhatikan lebih detail untuk pakan kelincinya.
Memang untuk masalah pakan, biasanya baru akan lebih diperhatikan setelah 2 - 3thn seseorang menjadi penghobi/peternak kelinci.
Alasannya???
Ya memang butuh waktu selama itu untuk seorang penghobi/peternak menyadari kekurangan dan kelebihan dari pakan yang diberikannya kepada kelinci2 kesayangannya. Dari jangka waktu tersebut, setidaknya telah ada 3 - 5 generasi kelinci yang bisa diamati.Pakan kelinci yang baik memang telah banyak diproduksi dan diperjualbelikan saat ini, merknya mungkin ada lebih dari 7. Harganya juga bevariasi, dari Rp.7000,-/kg hingga ada yang Rp.30.000,-/kg. Bagi penghobi berduit tentu hal ini bukanlah masalah. Namun bagaimana dengan para peternak2 yang lain? Peternak2 kelinci murni yang memang mengandalkan penghasilan dari beternak kelinci. Tentu harga segitu akan terasa lumayan berat. Akibatnya mereka mulai mencari alternatif pakan yang murah, walaupun sebenarnya ini menimbulkan masalah baru (alternatif pakan murah namun kandungan gizinya tidak cukup baik).
Coba anda perhatikan masalah2 berikut ini:
Dan untuk menjawab persoalan2 diatas, maka saya berniat mengkomersilkan campuran pakan yang telah saya pakai di Tabos Rabbit Farm. Nah, agar sesuai dengan hitungan peternak kelinci tradisional, maka harga yang saya patok sangat bersahabat. Saya mematok hanya Rp.4000,-/kg (tanpa aditif) dan yang dengan aditif seharga Rp.4500,-/kg.
Walaupun harganya bersahabat, namun saya berani menjamin kualitas pakan ini. Pakan ini juga telah dilengkapi dengan hay, sehingga tidak perlu repot lagi mencari hijauan. Sangat praktis!
Kandungan antara lain:
Takaran penggunaan:
Contoh: untuk kelinci dengan bobot kurang lebih 3kg.
Memang untuk masalah pakan, biasanya baru akan lebih diperhatikan setelah 2 - 3thn seseorang menjadi penghobi/peternak kelinci.
Alasannya???
Ya memang butuh waktu selama itu untuk seorang penghobi/peternak menyadari kekurangan dan kelebihan dari pakan yang diberikannya kepada kelinci2 kesayangannya. Dari jangka waktu tersebut, setidaknya telah ada 3 - 5 generasi kelinci yang bisa diamati.Pakan kelinci yang baik memang telah banyak diproduksi dan diperjualbelikan saat ini, merknya mungkin ada lebih dari 7. Harganya juga bevariasi, dari Rp.7000,-/kg hingga ada yang Rp.30.000,-/kg. Bagi penghobi berduit tentu hal ini bukanlah masalah. Namun bagaimana dengan para peternak2 yang lain? Peternak2 kelinci murni yang memang mengandalkan penghasilan dari beternak kelinci. Tentu harga segitu akan terasa lumayan berat. Akibatnya mereka mulai mencari alternatif pakan yang murah, walaupun sebenarnya ini menimbulkan masalah baru (alternatif pakan murah namun kandungan gizinya tidak cukup baik).
Coba anda perhatikan masalah2 berikut ini:
- Induk kelinci yang tiba2 mengalami kelumpuhan.
- Induk kelinci yang tidak mampu menyusui anakan diatas 6 ekor.
- Pertumbuhan badan anakan lambat, baik pada saat disusui maupun pada saat lepas sapih.
- Bulu terlihat kasar dan kusam.
- Rentan penyakit (khususnya penyakit pencernaan) dan tingkat kematian tinggi.
- Tingkat kesuburan indukan hanya sebentar.
- Dll
Dan untuk menjawab persoalan2 diatas, maka saya berniat mengkomersilkan campuran pakan yang telah saya pakai di Tabos Rabbit Farm. Nah, agar sesuai dengan hitungan peternak kelinci tradisional, maka harga yang saya patok sangat bersahabat. Saya mematok hanya Rp.4000,-/kg (tanpa aditif) dan yang dengan aditif seharga Rp.4500,-/kg.
Walaupun harganya bersahabat, namun saya berani menjamin kualitas pakan ini. Pakan ini juga telah dilengkapi dengan hay, sehingga tidak perlu repot lagi mencari hijauan. Sangat praktis!
Kandungan antara lain:
- Protein antara 16% - 18%
- serat kasar diatas 12%
- energi tercerna sekitar 2500 kkal/kg
- kalsium antara 0,6% - 0,8%
- fosfor sekitar 0,6%
- vitamin2
Takaran penggunaan:
Contoh: untuk kelinci dengan bobot kurang lebih 3kg.
- Indukan kering dan pejantan -> 100gr/ekor/hari
- Indukan bunting -> 120gr/ekor/hari
- Indukan menyusui -> 200gr - 250gr/ekor/hari
- Anakan usia 5minggu - 10minggu -> 50gr/ekor/hari
- Anakan usia 10minggu - 5bln -> 80gr/ekor/hari
- Cukup diseduh dengan air panas, jangan terlalu banyak, cukup hingga pakan mamel.
- Siap diberikan kepada kelinci2 kesayangan anda.




diatas disebutkan kalau pakan telah dilengkapi dengan hay, sehingga tidak perlu repot lagi mencari hijauan. jadi kalau pakai pakan ini tidak perlu diberi makan rumput lagi mas...
ReplyDelete@Agung: betul mas, sudah tidak perlu lagi. tp klo dikasi rumput sekali2 juga bagus sebagai camilan.
ReplyDeleteuntuk kelinci jenis bulu.....apakah ada penambahan feed aditif pada pakan...ada saran
ReplyDelete@Alwy: kelinci jenis bulu apa maksudnya mas? saya rasa semua jenis kelinci mempunyai bulu/rambut, setidaknya hingga saat ini. mungkin bisa lebih spesifik lagi pertanyaanya.
ReplyDeleteexpirednya berapa lama bosz...??? klo 50kg, ongkir k bdg brp bosz...???
ReplyDelete@Sapta: karena memang bahan2nya alami, daya tahannya sekitar 3 bulan dari saat pengemasannya. klo utk ongkir itu tergantung jasa paketnya. sebaiknya lngsng via hp saja jika berminat utk memesan.
ReplyDeleteAditif tu buat apa mas fgsiny?
ReplyDelete@Ari: fungsi aditif adalah untuk menyuburkan bakteri baik dalam pencernaan kelinci, sehingga penyerapan pakan bisa lebih optimal, juga untuk menjaga keseimbangan pencernaan, sehingga bisa mencegah penyakit2 pencernaan (penyebab paling tinggi kematian anakan).
ReplyDeletemau tanya gimana sih cara memfermentasi pakan?aditifnya apa ya yang bagus/
ReplyDelete@Rifai: maksudnya memfermentasikan seperti apa? apa seperti membuat silage? klo itu saya kurang paham.
ReplyDeletebos boleh tahu komposisinya gak untuk prosentasenya
ReplyDeleteterima kasih...
@Suratman:prosentase nutrisinya kan sudah saya cantumkan diatas mas.
ReplyDeleteBos Klo di Surabaya dimana belinya ? Trs klo kirim ke Surabaya harga per kg berapa ?
ReplyDelete@samsul: kirim ke manapun harga pakan per kg tetap mas, ongkirnya yg berbeda.
ReplyDeletemas ancer2 nya mn seh??pa nglewati hotel purnama??kasih tw y mas dr arah hotel purnama itu kmana?
ReplyDelete@rabitos: Jl. Flamboyan Raya ada di dekat Songgoriti, daerahnya Songgokerto. Sangat mudah utk mencarinya, semua orang di Batu pasti tau (anda mungkin masih ingat kasus bom Azhari).
ReplyDeleteklo kirim kepadang bisa kan..aq mau tu..
ReplyDelete@tanpa nama diatas: kirim ke padang bisa, tp ongkos kirimnya mungkin jd tidak imbang dengan harga pakannya, sebaiknya anda beli resepnya saja, jd bisa membuat sendiri.
ReplyDeleteSalam